Covid-19 Virus Impact to the Global Fashion Industry


Virus Corona atau yang di sebut dengan Covid-19 merupakan virus baru yang menginfeksi saluran pernafasan, gejalanya berupa demam, flu, batuk, sakit tenggorokan, serta sesak napas. Virus ini ditemukan pertama kali di kota Wuhan, China. Penyebarannya sangat luas karena penularannya yang sangat cepat sehingga hampir seluruh negara mengalami permasalahan ini. Untuk mengantisipasi dan menghentikan penyebaran wabah ini maka di berbagai negara diberlakukan lockdown atau karantina wilayah.

Seperti di Negara kita Indonesia, diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang mewajibkan hampir seluruh toko-toko dan bisnis instore termasuk pabrik atau konveksi tutup sementara untuk meminimalisir penyebaran virus ini.

Adapun acara-acara fashion yang harusnya di gelar pada bulan-bulan ini terpaksa di tunda sampai terselesaikannya wabah ini seperti Seoul Fashion Week 2020, Shanghai Fashion Week, Rakuten Tokyo Fashion Week, Milan Fashion Week dan yang lainnya. Beberapa brand dan designer ternama pun terkena dampaknya seperti Gucci, Prada yang gagal memamerkan koleksi busana terbarunya pada New York Fashion Week.

Tidak hanya itu, fashion store dalam negeri pun terkena dampaknya... omzet yang terus menurun semenjak Corona virus ini masuk ke Indonesia apalagi ditambah dengan kebijakan pemerintah yang mengharuskan menutup sarana pusat pembelanjaan seperti mall dan toko-toko. Sehingga tokonya bukan sepi pengunjung lagi, melainkan tutup dalam waktu yang belum pasti berapa lamanya.

Dalam upaya menghentikan penyebaran virus corona lebih lanjut, pemerintah mengharuskan masyarakat mengenakan masker pada saat keluar rumah, akibatnya stok masker menipis dan kebutuhan masker di masyarakat semakin meningkat. Oleh sebab itu kini banyak brand lokal bahkan luar yang kini memproduksi masker dari bahan kain sebagai upaya meminimalisir langkanya masker medis. Apalagi masker medis memang lebih diutamakan untuk perawat, pasien corona, dan orang yang sedang sakit lainnya.

Untuk pencegahan wabah ini agar tidak semakin besar mari kita ikuti peraturan dan kebijakan pemerintah untuk karantina di rumah masing-masing, jika diharuskan keluar rumah jangan lupa menggunakan masker dan perhatikan kebersihan seperti rajin cuci tangan atau menggunakan hand sanitizer di kala mendesak, dan yang terpenting jaga jarak aman atau social distancing demi kesehatan dan keselamatan bersama.